Loading...

Pentingnya Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak

Pentingnya Peran Ayah Bagi Perkembangan AnakPada umumnya banyak yang beranggapan kalau peran Suami di rumah hanya untuk pencari materi saja tanpa harus mengurus rumah tangga, termasuk salah satunya adalah mengurus anak-anak.

Beberapa Ayah berpikir bahwa ia sudah terlalu kelelahan mencari nafkah di kantor sampai urusan anak menjadi tanggung jawab Istri sepenuhnya. Padahal tugas seorang suami di rumah bisa memyebabkan perkembangan si kecil.

Kalian pasti sudah mengetahui bahwa dengan membesarkan anak tidak mudah, namun dengan mendidiknya jauh lebih sulit. Oleh karena itu peran kedua orangtua sangat diperlukan agar anak bisa berkembang sesuai dengan harapan.

Loading...

Pada umumnya, anak-anak memang lebih dekat dengan ibunya namun bukan berarti ia tidak memerlukan peran seorang Ayah. Memiliki peran keseimbangan antara Ayah dan Bunda membuat anak merasa nyaman dan bahagia sebab ia merasa kedua orangtuanya menerimanya.

“Seorang Ayah dapat mempengaruhi kehidupan anak-anak.”, itulah yang dikatakan Wicox, seorang editor buku Gender dan Parenthood: Biological and Social Scientific Perspective.Jika biasanya keseharian Bunda hanya mengajarkan dan bermain hal-hal yang lembut, sebaliknya dengan Ayah permainan terasa lebih menantang dan menuntut kekuatan fisik, misalnya bermain bola.

Dengan pemberian permainan semacam itu, anak akan berfikir untuk mengambil resiko dan sanggup untuk berpikir cepat dalam mengatasi masalah yang ada. Jadi mental keberaniannya akan mulai terbangun. Dengan mental tersebut bisa terbawa sampai anak dewasa sehingga ia akan menjadi individu yang tangguh untuk menghadapi tantangan hidup.

Selain dengan bermain masih ada cara-cara yang bisa Ayah lakukan untuk si kecil. Berikut yang bisa Bunda berikan kepada Ayah agar perannya maksimal di rumah, dantaranya:

1. Peduli

Sebaiknya perbanyak waktu Anda untuk bermain dengan anak-anak. Dengan pulang lebih cepat ke rumah, satu atau dua kali dalam seminggu. Dengan begitu anak-anak akan merasa lebih bahagia jika melihat Ayahnya pulang lebih awal.

2. Komunikasi

Dengan komunikasi yang cukup dengan anak akan menimbulkan stigma kekakuan bahwa Ayah merupakan sosok yang harus ditakuti. Misalnya dengan menanyakan tentang bagaimana sekolahnya hari ini dan biarkan ia bercerita.

3. Motivasi

Seringkali anak merasa kecewa seperti saja dengan mendapatkan nilai rapor dengan hasil yang tidak sesuai harapannya. Sebaiknya yang harus Anda lakukan adalah memberikan motivasi padanya sehingga ia tidak terlalu larut dalam kekecewaan. Doronglah ia supaya tetap optimis dan pantang menyerah.

4. Panutan

Sangat diharapkan seorang Ayah bisa menjadi contoh bagi anak-anaknya. Baik anak laki-laki mau pun perempuan. Bagi anak laki-laki biasanya tidak ada masalah sebab anak laki-laki cenderung ‘tahan banting’. Dibandingkan dengan anak perempuan yang lebih lembut, di sini Ayah juga harus dapat melembutkan perilakunya.

***

Saat ini Bunda dan Ayah sudah tahu bahwa peran Ayah di rumah sangatlah diperlukan dan berguna bagi perkembangan buah hati. Jadi sesibuk apa pun Anda sebaiknya luangkanlah waktu untuk mereka.

Pentingnya Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak | DuniaKebidanan.com | 4.5