Loading...

Perubahan yang Terjadi Pada Ibu Hamil

Perubahan yang Terjadi Pada Ibu HamilPara wanita yang memakai alat tes kehamilan, pasti merasakan jantungnya akan berdebar-debar ketika ingin melihat hasil tes muncul. Baik itu Anda sangat berkeinginan untuk hamil maupun tidak.

Jika saja Anda melihat garis satu itu tandanya negatif yang berarti Anda tidak hamil. Namun jika terlihat garis dua yang muncul, menandakan Anda tengah hamil.

Pada umumnya ibu hamil akan mendapatkan beberapa macam perubahan misalnya perubahan fisik dan emosional. Mulai dari mual-mual yang tak pernah hilang (morning sickness), tubuh Anda sangat mudah lelah, rasa sedih yang tiba-tiba muncul sampai pada masalah tidak bisa tidur akan Anda dapatkan sejalan dengan kehamilan yang semakin membesar. Kemudian dengan mempunyai perut yang besar apakah masih bisa berintim?

Loading...

Sering kali, dengan berintim suami istri biasanya terlihat lebih sulit, terlebih lagi ketika perut Anda semakin membesar. Namun bukan berarti wanita hamil tidak bisa lagi untuk melakukan hubungan dengan pasangan Anda. Anda dan suami hanya perlu mengetahui posisi bercinta apa sajakah yang aman dilakukan ketika hamil. Berikut ini kami akan memberikan penjelasannya.

Hormon

Morning sickness yang seringkali terjadi pada trimester pertama kehamilan bisa datang kapan saja. Walaupun namanya morning sickness hal tersebut ini bisa datang pada siang atau malam hari. Hal tersebut terjadi sebab adanya kenaikan hormon estrogen yang membuat kadar gula darah dan metabolisme tubuh berubah. Selain itu beberapa dari ibu hamil selalu mengeluh sulit makan sehingga hal ini mengakibatkan timbulnya rasa mual. Solusinya adalah dengan makan dalam porsi kecil tetapi sering. Sebaiknya kurangi makanan pedas dan makanan yang mengandung gas, seperti kol dan semangka.

Kemudian perasaan sedih yang tiba-tiba muncul atau mood swing juga disebabkan karena meningkatnya hormon. Diketahui semakin besar usia kehamilan mood swing juga akan semakin sering muncul. Terlebih lagi ketika Anda melihat tubuh semakin besar, terjadinya perubahan pada kulit yang terlihat hitam serat perubahan lainnya yang bikin Anda tidak nyaman. Untuk itu, mintalah suami untuk memijat tubuh Anda agar lebih rileks.

Posisi Bercinta

Anda dan suami mungkin terasa kesulitan dalam mencari posisi bercinta yang terasa lebih aman dan nyaman karena perut Anda semakin membesar. Yang harus diingat adalah lakukan intim tanpa paksaan, sebaiknya lakukan dengan hati-hati dan jangan menindis atau membebani area perut (posisi tengkurap). Posisi bercinta yang baik yang bisa Anda dan suami lakukan, seperti:

1. Spooning

Dengan posisi berbaring miring saling berhadap-hadapan. Pada posisi ini menimbulkan timbulnya gerakan yang banyak.

2. Woman on Top

Dengan posisi wanita diatas akan membuat ibu hamil terasa nyaman dan perut tidak akan tertekan. Anda yang mengatur tekanan penetrasi. Namun, posisi ini terasa cukup melelahkan sebab diketahui wanita yang lebih aktif bergerak.

3. Doggie

Dengan posisi ini dimulai dari belakang dan bisa menyentuh area G spot wanita. Dalam istilah kedokteran disebut juga posisi Rear-Entry Position.

Catatan:
Jangan lakukan intim jika :

1. Mulut rahim cenderung terbuka. Dengan kondisi mulut rahim yang terbuka bisa mengakibatkan janin keluar begitu saja. Kebanyakan dokter telah menghimbau jangan dulu melakukan intim sampai mulut rahim kembali normal dengan cara melakukan operasi kecil untuk ‘mengikat’ mulut rahim.

2. Plasenta previa, atau posisi plasenta yang rendah atau dibawah menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir. Dengan hubungan intim akan memicu perdarahan.

3. Ada riwayat keguguran sehingga membuat ibu hamil merasa kurang nyaman saat berhubungan intim sebab mereka takut kembali keguguran. Sebaiknya menunda berhubungan intim sampai Anda betul-betul merasa nyaman.

Perubahan yang Terjadi Pada Ibu Hamil | DuniaKebidanan.com | 4.5