Masalah Kesehatan Reproduksi Wanita Usia Remaja

Masalah yang mungkin timbul sebagai akibatnya, misalnya perilaku intimual yang tidak baik, menjadi penyebab tingginya angka kejadian kehamilan remaja / di luar nikah, aborsi, penyakit menular intimual, dsb.

Di negara berkembang, banyak perkawinan yang terjadi pada usia muda. Sehingga yang menjadi masalah mendasar sebenarnya bukan “hubungan intim / kehamilan di luar nikah”, tetapi “pernikahan / kehamilan pada usia muda” (karena pada usia belasan tahun sudah menikah, berhubungan intim, hamil dan mempunyai anak).

Makin maju / makin meningkatnya kualitas hidup masyarakat di suatu negara, tampaknya trend pola kehidupan reproduksi wanita juga ikut berubah (grafik).
1. Dengan peningkatan kualitas hidup, gizi, pengetahuan, dsb, dapat terjadi menstruasi pada anak wanita pada usia yang lebih awal (semakin muda).
2. Dengan bertambahnya wawasan, pengetahuan, dsb, dapat terjadi seorang wanita memilih untuk menikah pada usia yang lebih tua.

Loading...

Hal ini menjadi masalah khusus lain kesehatan reproduksi wanita usia remaja, karena terdapat celah / “gap” yang luas antara usia menarche dengan usia perkawinan, padahal masa remaja itu adalah masa yang rentan terhadap perilaku intimual yang kurang baik (misalnya berganti-ganti pasangan, dsb), kemungkinan kehamilan yang besar (karena sudah memasuki usia reproduktif), kemungkinan terpapar penyakit menular intimual, dan sebagainya.

MENARIK:  Perawatan Payudara Pada Kehamilan

Loading...