Loading...

Penggunaan Magnesium Sulfat Pada Ibu Hamil

Penggunaan Magnesium Sulfat Pada Ibu HamilMagnesium Sulfat (MgSO4), umumnya dikenal sebagai garam epsom yang memiliki sifat pencahar. Namun pada kondisi tertentu pada kehamilan terkadang Magnesium Sulfat ini digunakan sebagai obat namun dalam dosis yang tepat dan terukur.

Penggunaan magnesium sulfat dalam kehamilan harus atas intruksi dari dokter ahli kandungan karena penggunaan Magnesium Sulfat dalam Kehamilan memiliki berbagai efek negatif pada kesehatan jika tidak digunakan secara bijak.

Seperti halnya penggunaan magnesium sulfat dalam kehamilan untuk mengobati preeklamsia selama kehamilan.

Loading...

Tekanan darah tinggi selama kehamilan menyebabkan kondisi yang disebut sebagai preeklampsia atau toksemia. Preeklampsia atau toksemia ini dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan yang serius. Sementara penggunaan magnesium sulfat sebagai obat antikonvulsan (obat mengurangi kejang-kejang).

Tujuan di balik pemberian magnesium sulfat untuk wanita hamil, didiagnosis dengan eklampsia, adalah untuk mengakhiri kejang dan mencegah hipoksia ibu dan janin (kekurangan oksigen). Menentukan dosis magnesium sulfat dalam kehamilan sangat penting karena konsumsi berlebihan magnesium sulfat dapat menyebabkan komplikasi yang bisa mengancam jiwa.

Penggunaan Magnesium Sulfat Pada Ibu Hamil

Penggunaan magnesium sulfat sebagai obat induksi persalinan pada wanita hamil yang menderita hipertensi dan beberapa masalah kehamilan lainnya.

Akumulasi racun dalam tubuh dapat menyebabkan hipertensi dan proteinuria pada preeklapmsia. Hipertensi yang diinduksi kehamilan atau preeclampsia biasanya dialami setelah 20 minggu kehamilan dan dapat hadir hingga akhir 4-6 minggu setelah persalinan.

Ketika terjadi preeklampsia biasanya terjadi edema pada bagian tubuh tertentu serta proteinuria (protein dalam urin).
Kondisi ini dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius yang disebut eklampsia, kejang dan ataupun koma adalah komplikasi yang dapat mengancam jiwa ibu hamil. Hal-hal ini dapat mengakibatkan perdarahan plasenta, solusio plasenta dan membahayakan janin.

Magnesium sulfat digunakan untuk mencegah kejang (kehilangan kesadaran sesaat) dan kejang-kejang serta kontraksi rahim. Magnesium sulfat juga bisa digunakan untuk menunda persalinan dalam kasus persalinan prematur.

Pemberian magnesium sulfat melalui intravena dapat membantu mencegah cerebral palsy pada bayi prematur. Magnesium sulfat mempromosikan penghapusan racun dari tubuh.

Jadi manfaat magnesium sulfat pada kehamilan sangat banyak manfaatnya. Namun pemberian ini harus dilakukan oleh ahli kandungan dengan dosis yang tepat karena Magnesium Sulfat ini memiliki banyak efek negatifnya yang bisa mengancam jiwa jika dengan tidak sesuai dengan dosis yang tepat.

Penggunaan Magnesium Sulfat Pada Ibu Hamil | DuniaKebidanan.com | 4.5