Pemantauan Pasca Abortus

Pemantauan Pasca Abortus
Pemantauan Pasca Abortus

Insidens abortus spontan kurang lebih 15% (1 dari 7 kehamilan) dari seluruh kehamilan. Syarat-syarat memulai metode kontrasepsi dalam waktu 7 hari pada kehamilan yang tidak diinginkan:

  1. Tidak terdapat komplikasi berat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
  2. Ibu menerima konseling dan bantuan secukupnya dalam memilih metode kontrasepsi yang paling sesuai.

Metode kontrasepsi pasca abortus:

1. Kondom

Loading...
  • Waktu aplikasinya segera.
  • Efektivitasnya tergantung dari tingkat kedisiplinan klien.
  • Dapat mencegah penyakit menular intimual.

2. Pil kontrasepsi

  • Waktu aplikasinya segera.
  • Cukup efektif tetapi perlu ketaatan klien untuk minum pil secara teratur.

3. Suntikan

  • Waktu aplikasinya segera.
  • Konseling untuk pilihan hormon tunggal atau kombinasi.

4. Implan

  • Waktu aplikasinya segera.
  • Jika pasangan tersebut mempunyai 1 anak atau lebih dan ingin kontrasepsi jangka panjang.

5. Alat kontrasepsi dalam rahim

  • Waktu aplikasinya segera dan setelah kondisi pasien pulih kembali.
  • Tunda insersi jika hemoglobin kurang 7 gr/dl (anemia) atau jika dicurigai adanya infeksi.

6. Tubektomi

  • Waktu aplikasinya segera.
  • Untuk pasangan yang ingin menghentikan fertilitas.
  • Jika dicurigai adanya infeksi, tunda prosedur sampai keadaan jelas. Jika hemoglobin kurang 7 gram/dl, tunda sampai anemia telah diperbaiki.
  • Sediakan metode alternatif (seperti kondom).
MENARIK:  Ibu Hamil Suka Minum Es Bikin Bayi Gemuk dalam Kandunganya

Beberapa wanita mungkin membutuhkan:

  1. Jika klien pernah diimunisasi, berikan booster tetanus toksoid 0,5 ml atau jika dinding vagina atau kanalis servikalis tampak luka terkontaminasi.
  2. Jika riwayat imunisasi tidak jelas, berikan serum anti tetanus 1500 unit intramuskuler diikuti dengan tetanus toksoid 0,5 ml setelah 4 minggu.
  3. Penatalaksanaan untuk penyakit menular intimual.
  4. Penapisan kanker serviks.

Loading...