Penanganan Awal Kehamilan Mola

Penanganan Awal Kehamilan Mola
Penanganan Awal Kehamilan Mola

DUNIAKEBIDANAN.COM – Kehamilan mola merupakan proliferasi abnormal dari vili khorialis. Suatu kehamilan yang ditandai dengan adanya villi korialis yang tidak normal secara histologis yang terdiri dari beberapa macam tingkatan proliferasi trofoblastik dan edema pada stroma villus.

Biasanya kehamilan mola terjadi di dalam uterus, tetapi kadang2 terdapat juga di saluran telur ataupun ovarium. Kehamilan mola memiliki beberapa karakteristik seperti:

  • Kehamilan yang berkembang tidak wajar
  • Tidak ditemukan janin
  • Hampir seluruh villi korialis mengalami perubahan hidropik
  • Bila disertai janin atau bagian janin disebut Mola parsial
  • Pembuahan sel telur yang kehilangan intinya atau inti tidak aktif lagi

Penanganan awal kehamilan mola

Loading...

Jika diagnosa kehamilan mola telah ditegakkan, lakukan evaluasi uterus :

  • Jika dibutuhkan dilatasi serviks, gunakkan blok paraservikal.
  • Pengosongan dengan aspirasi vakum manuaal lebih aman daripada kuretase tajam. Resiko perforasi dengan menggunakan kuret tajam cukup tinggi.
  • ika sumber vakum adalah tabung manual,, siapkan peralatan aspirasi vakum manual minimal 3 set agar dapat digunakan secara bergantian hingga pengosongan kavum uteri selesai. Isi uterus cukup banyak tetapi penting untuk cepat dikosongkan.
MENARIK:  Pengobatan Obstetrik

Penanganan selanjutnya kehamilan mola:

  • Pasien dianjurkan untuk menggunakan konntrasepsi hormonal (apabila masih ingin anak) atau tubektomi apabila ingin menghentikan fertilitas.
  • Lakukan pemantauan setiap 8 minggu selaama minimal 1 tahun pasca evakuasi dengan menggunakan tes kehamilan dengan urin karena adanya resiko timbulnya penyakit trofoblas yang menetap atau khoriokarsinoma. Jika tes kehamilan dengan urin tidak negatif setelah 8 minggu atau menjadi positif kembali dalam 2 tahun pertama, rujuk ke pusat kesehatan tersier untuk pemantauan dan penanganan lebih lanjut.

Loading...