Penyebab Perubahan Bentuk Kepala Bayi dengan Posisi Tidur

Bayi menghabiskan hampir seluruh waktunya dengan bertumpu pada punggung. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan bentuk kepala bayi sesuai dengan posisi bayi saat tidur. Semakin lama bayi mempunyai kebiasaan tidur dengan posisi tertentu makin besar kemungkinannya mendapatkan bentuk kepala yang datar. Semakin lama bayi mempunyai kebiasaan tidur dengan posisi tertentu selama 2-4 bulan pertama kehidupan, semakin besar kemungkinan mereka untuk mendapatkan bentuk kepala yang datar. Sejak adanya rekomendasi itu jumlah kematian bayi karena Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) turun sejumlah 50 persen. SIDS adalah penyebab nomor satu kematian bayi usia kurang dari 1 tahun.

Tapi setelah jumlah kematian SIDS menurun, dokter anak melihat adanya peningkatan dramatis pada bayi yang memiliki flat head syndrome (sindrom kepala datar). Sekitar 13 persen bayi sehat memiliki beberapa bentuk posisi plagiocephaly. Mendiagnosa dan mengelola posisi tengkorak cacat pada anak-anak yang sehat. Kebanyakan kepala bayi memang sedikit asimetris. Tulang tengkorak bayi yang masih lembut memang diperlukan bagi bayi agar mudah melalui jalan lahir. Sambungan diantara tulang tengkorak masih terdapat celah atau ruang, yang memungkinkan untuk pertumbuhan tulang tengkorak sehingga otak dapat tumbuh.

MENARIK:  Cara Mengatasi Anak Balita yang Sulit Tidur

Meskipun bayi tidur dalam posisi telentang dapat menyebabkan kepala datar, orangtua tidak harus berhenti menumpukan bayi di punggung mereka ketika tidur. Asimetri tengkorak yang disebabkan oleh posisi tidur tidak menyebabkan keterlambatan perkembangan. Namun hal tersebut lebih mempengaruhi faktor estetik. Laporan baru yang telah dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics pada 28 November 2011. Laporan itu menunjukkan bahwa dokter anak harus menyarankan pada para orangtua mengenai bagaimana menghindari sindrom kepala datar ketika memposisikan kepala bayi saat tidur 2-4 minggu pertama kehidupan.

Loading...

Hingga bayi berusia 1 tahun, dokter juga harus memantau untuk cacat tulang tengkorak pada setiap kunjungan kesehatan. Jika kondisi kepala datar pada bayi memburuk hingga berusia 6 bulan dan bayi memiliki bentuk kepala datar serius maka penggunaan head molding helmets harus dipertimbangkan. Meski saat ini memang belum ada bukti bahwa head molding helmets apapun lebih baik daripada posisi untuk bayi dengan cacat tengkorak ringan atau sedang. Operasi hanya boleh dipertimbangkan ketika semua pilihan lain tidak dapat berperan, dan setelah berkonsultasi dengan seorang ahli bedah yang mengkhususkan diri dalam jenis kasus tersebut.

MENARIK:  Risiko Kanker Payudara di Masa Dewasa

Loading...