Cara Memotong Kuku Bayi

Loading...

Anda tidak bisa menganggap ’remeh’ urusan kuku si kecil.  Kuku bayi, walaupun tampak lunak dan tipis, ternyata sangat tajam dan cepat sekali tumbuhnya.  Anda tentu tak ingin mukanya lecet-lecet akibat tercakar oleh kukunya sendiri bukan?  Sedikitnya Anda perlu memotong kuku-kuku tangan bayi Anda setiap 2 hari sekali.  Sementara kuku kaki cukup dipotong seminggu sekali, karena pertumbuhannya lebih lambat daripada kuku-kuku tangannya. Tapi tak sedikit pula orangtua baru yang agak takut-takut untuk memotong kuku bayinya, karena khawatir melukai jari-jemarinya.  Ada satu kebiasaan dalam masyarakat kita untuk memakaikan sarung tangan pada bayi baru lahir, untuk melindungi mukanya.

Pemakaian sarung tangan pada bayi baru lahir ini sebenarnya hanya untuk alasan estetika saja. Dari segi medis, sebenarnya tak dapat dibenarkan karena pemakaian sarung tangan malah akan menghambat perkembangan motorik halus dan indera perabanya.  Kalaupun Anda terpaksa memakaikan sarung tangan kepada bayi Anda, sebaiknya jangan lebih dari 1 bulan. Anda akan lebih mudah memotong kuku si kecil ketika ia sedang tidur, karena pada itu telapak tangannya biasanya terbuka (yang selalu mengepal bila ia sedang terjaga).  Saat yang paling baik memotong kuku bayi adalah setelah ia mandi.  Selain kukunya menjadi lebih lunak, setelah mandi biasanya bayi tidur dengan lelap.  Sebaiknya lakukan pula acara potong kuku ini di pagi atau siang hari karena sinar matahari memberikan penerangan yang lebih baik daripada cahaya lampu.

MENARIK:  Penderita Kolesterol Tinggi Akan Menghambat Kehamilan

Sediakan perlengkapan untuk memotong kuku di dekat Anda, seperti ; alat pemotong kuku, cotton bud, alkohol 70 persen, dan emery board (alat kikir kuku yang terbuat dari kertas amplas halus).  Gunakan alat pemotong kuku yang khusus untuk bayi, seperti; gunting khusus yang ujungnya berbentuk bulat tumpul (baby nail scissors), atau baby nail clipper yang bentuknya seperti pemotong kuku dewasa tetapi berukuran kecil dan terdapat pelindung di kedua sisinya.

Sebelum mulai memotong, bersihkan kedua mata gunting atau ujung nail clipper dengan kapas yang telah dibasahai dengan alkohol 70 persen.  Lalu bersihkan kotoran yang terdapat di balik kuku bayi dengan menggunakan cotton bud basah (basahi dengan air matang).  Jangan sekali-kali membersihkan dengan menggunakan benda yang tajam, misalnya ujung mata gunting. Ketika menggunting kuku bayi, tekan sedikit bagian jari yang terletak di bawah kukunya, agar tidak luka terkena gunting kuku.

Gunting kuku si kecil secara perlahan-lahan.  Ada caranya untuk memperkecil kemungkinan Anda melukai jari si kecil, yaitu tak perlu menggunting habis semua kukunya, sisakan sekitar 1 mm. Setelah itu, haluskan ujung-ujung kuku dengan menggunakan emery board.  Misalnya Anda tak sengaja melukai kulit jari si kecil hingga berdarah, tak perlu panik.  Tekan luka tersebut dengan kapas yang telah dibasahi dengan alkohol 70 persen.