Penyebab Anak Sering Mengeluarkan Air liur

Loading...

Ileran atau umumnya biasa dikenal juga dengan istilah ngeces umumnya terjadi saat masih bayi atau berusia di bawah 1 tahun. Ada beberapa balita dan anak pra sekolah yang memproduksi air liur lebih banyak daripada anak-anak seusianya. Sehingga membuatnya sering mengeluarkan air liur (ileran). Kondisi ini biasanya juga didorong oleh kemampuan untuk menelan yang belum berkembang secara maksimal. Kelebihan air liur ini bisa menimbulkan gangguan atau masalah seperti tersedak dan batuk ketika air liur tersebut menetes ke tenggorokan dan mengganggu kemampuannya untuk berbicara secara jelas, ujar Dr. William Sears.

Ileran umumnya adalah suatu hal yang normal atau wajar terjadi pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Seiring bertambahnya usia maka kebiasaan ini akan hilang karena semakin matangnya pengontrolan dari syaraf dan otot mulut. Umumnya kebiasaan anak mengiler akan berhenti saat ia berusia 18-24 bulan yang mana kemampuan menelannya sudah lebih baik. Tapi jika sampai berusia 4 tahun tak juga berhenti, kemungkinan ileran adalah gejala dari suatu penyakit terutama jika disertai dengan demam. Air liur diproduksi oleh kelenjar liur di dalam rongga mulut, produksi ini akan meningkat pada kondisi tertentu seperti adanya rangsangan (dari dot atau empeng) yang terus menerus, tumbuh gigi serta infeksi pada kelenjar air liur dan organ dalam mulut lainnya.

MENARIK:  Proses Terjadinya Kehamilan Kembar